Alat Alat yang Dibutuhkan
Gunting/Cutter
Lem Fox
Styrofoam
Tissue/Kertas koran
Pemotong styrofoam
Software pembuat model 3D
Plastisin
Plastisin
Tahap-Tahap Pembuatan
Pertama, carilah gambar tengkorak yang diinginkan, usahakan agar gambar tersebut jelas dan dapat terlihat jelas bagaimana struktur tengkoraknya.
Contoh gambar tengkorak Homo Wajakensis
Nah, selanjutnya, tahap modelling yaitu membuat model 3D (3 dimensi) tengkorak tersebut dengan menggunakan software 3D. Kami menggunakan software Sculptris Alpha 6. Di software ini, sudah disediakan template berbentuk bola 3D yang bisa dibentuk sesuka hati kita. Nah, kami melaksanakan tahap modelling dengan melihat gambar tengkorak Homo Wajakensis dan menggunakan deskripsi fisiknya yang sudah dijelaskan di post sebelumnya.
Menggunakan software Sculptris
Template bola di software Sculptris
Setelah selesai modelling, klik save dan model 3D itu akan automatis tersimpan dengan format pdf yang bisa di print, yang akhirnya akan disambungkan secara berurutan.
Contoh printing format
Setelah puas melihat printing format dari model 3D kita, lalu bisa di print dan hasilnya akan menjadi seperti ini:
Hasil print dari printing format
Setelah selesai diprint, saatnya menggunting kertas print-an dengan cutter atau gunting. Yang teliti ya, teman-teman!
Memotong kertas print-an dengan cutter
Nah selesai menggunting kertasnya, kita tempelkan guntingan kertas tersebut ke atas styrofoamnya dengan menggunakan lem fox.
Kertas guntingan yang sudah ditempel di atas styrofoam (yang sudah dibentuk)
Nah selesai menempelkan guntingannya, potong styrofoamnya dengan alat pemotong styrofoam (bisa elektrik bisa tidak), sesuai dengan bentuk yang telah ada di styrofoam.
Menggunting dengan alat pemotong non-elektrik
Nah, ulangi dari menggunting kertas print-an sampai langkah sebelumnya. Setelah selesai dan semua bagian yang sudah dinomori sudah tergunting dan tertempel di styrofoam, sambungkan bagian-bagian styrofoam dan ditumpuk lalu dilem, mulai dari yang paling besar sampai yang paling kecil.
Urutan penempelan
Langkah selanjutnya dan terakhir adalah texturing. Cara texturing adalah melapisi replika yang sudah terbuat dari styrofoam ini dengan tissue atau kertas koran agar bentuk dan teksturnya lebih maksimal. Kami melapisi tengkorak ini dengan plastisin lagi supaya hasilnya lebih maksimal.
Tengkorak yang sudah dilapisi plastisin
menempelkan tissue ke plastisin
Nah, itu dia langkah-langkah membuat replika tengkorak Homo Wajakensis. Kami harap teman-teman dapat mencobanya dirumah, karena kegiatan ini asyik sekali loh! Sampai berjumpa di postingan selanjutnya!:)
-Bella, Bobby, Krisna & Salwa-


